Indonesia English
Keranjang : 0 item(s)

Isuzu Kucurkan Investasi Triliunan Rupiah di Indonesia

05 Dec 2013

Bandung -Meningkatnya ekonomi Indonesia mendorong meningkat pula penjualan kendaraan komersial. Hal itu dirasakan benar oleh Isuzu. Investasi pun dikucurkan untuk menancapkan kuku lebih dalam dan bersiap menghadapi pasar bebas ASEAN.

Technical & Production Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia Ary A Mariano menjelaskan kalau kucuran investasi yang dikeluarkan Isuzu sudah triliunan jumlahnya.

Untuk menambah jumlah showroom yang berada di angka 89 di 2012 menjadi 98 di 2013, Isuzu menurutnya telah mengeluarkan dana hingga Rp 180 miliar. Sementara untuk penambah jumlah bengkel dari 196 bengkel di 2012 menjadi 209 bengkel di 2013 Isuzu mengeluarkan dana sampai 6,5 miliar.

"Kita juga punya layanan 'Bengkel Isuzu Berjalan'. Layanan ini kita anggap penting karena CV (commercial vehicle) berbeda dengan passanger car. Kalau mobil penumpang mogok di tengah jalan, CV bisa mogok di tengah hutan. Karena itu mobile service jadi sangat dibutuhkan. Kalau pemilik mobil penumpang mudah kalau mogok karena mungkin mereka masih punya mobil kedua, di CV tidak bisa seperti itu. Kalau CV 1-2 jam saja tidak jalan, maka dia tidak dapat duit," paparnya dalam workshop di Bandung.

Untuk layanan 'Bengkel Isuzu Berjalan' itu, Isuzu mengucurkan dana sampai Rp 8 miliar. Sedangkan untuk menambah jaringan spare part dari 1.979 outlet di 2013 dari 1.802 outlet di 2012 Isuzu mengucurkan dana sampai Rp 23 miliar. Dengan begitu jaringan spare part Isuzu pun menyebar ke 301 kota dari sebelumnya, 290 kota.

Sudah selesai? Ternyata belum. Sebab Isuzu juga mengucurkan Rp 5,5 miliar untuk membangun beberapa part deco di Indonesia dan Rp 90 miliar untuk membangun warehouse di Jakarta.

Sebagai pamungkas, Isuzu juga membangun pabrik baru di Karawang di atas lahan 300.000 meter persegi. Pabrik yang peletakan batu pertamanya dilakukan pada 19 Oktober lalu itu menyerap Rp 1,3 triliun.